Pendapatan Elitery (ELIT) Melesat 48% di Kuartal III-2024, Prospek Saham Teknologi Moncer
JAKARTA, investortrust.id - Emiten teknologi yang berfokus pada layanan cloud dan keamanan siber, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery membukukan pendapatan sebesar Rp 338,69 miliar kuartal III-2024, atau melesat 48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai Rp 229,24 miliar.
Mengutip laporan keuangannya Perseroan, Selasa (12/11/2024) tercatat laba bruto naik menjadi Rp 88,72 miliar dari laba bruto periode sebelumnya Rp 52,49 miliar. Adapun laba tahun berjalan tercatat mencapai Rp 22,17 miliar di kuartal III-2024, tumbuh impresif sebesar 173,67% secara year on year dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 8,10 miliar.
Sedangkan total aset mencapai Rp 288,39 miliar hingga 30 September 2024 meningkat dari total aset Rp 227,77 miliar per 31 Desember 2023. Total ekuitas tercatat mencapai Rp 131,37 miliar per 30 September 2024 dari posisi Rp 119,88 miliar per 31 Desember 2024.
Baca Juga
Melihat peningkatan kinerja positif itu, Head Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi menilai secara teknikal target harga ELIT masih bergerak sideways dengan rentang support Rp 125 - Rp 128 dengan indikator MACD yang masih menunjukkan pelemahan tren.
Sehingga, kata Audi, saat ini rekomendasinya neutral dengan target resistance di level Rp 146 dan stop jika harga breakdown support Rp 120.
Sementara terkait prospeknya, Equity Research Analyst PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer berpandangan prospek emiten cloud di tahun 2024, terutama di sektor teknologi informasi, sangat menjanjikan seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur digital dan keamanan data.
Baca Juga
Indo Tambangraya (ITMG) Catatkan Penurunan Kinerja, Laba Jadi Segini
“Selain itu, beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan industri cloud computing dan teknologi terkait di Indonesia antara lain yakni pertumbuhan permintaan layanan cloud dan teknologi digital di mana pada tahun 2024, emiten cloud seperti ELIT diproyeksikan mengalami peningkatan permintaan yang signifikan,” kata Miftahul saat dihubungi investortrust.id, Selasa (12/11/2024).
Lantaran kata Miftahul, ini didorong oleh transformasi digital yang semakin diadopsi di berbagai industri dan peningkatan kebutuhan untuk pengelolaan data yang lebih efisien dan aman.
“Sektor-sektor seperti e-commerce, perbankan, dan kesehatan diperkirakan akan semakin mengandalkan solusi berbasis cloud, yang akan menjadi sumber pendapatan utama bagi penyedia layanan cloud,” ucap dia.
Grafik Harga Saham ELIT secara Ytd:

