IHSG Ditutup Melesat sesi I, Saham NOBU, ELIT, dan RSCH Kasih Cuan Besar
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang sesi I, Senin (28/8/2023), berhasil torehkan penguatan 18,51 poin (0,27%) menjadi 6.913,95.
IHSG bergerak hijau sebelum turun rehat dengan kisaran pergerakan 6.895,87-6.930,20. Nilai transaksi saham sepanjang sesi I juga relatif terbatas hanya Rp 3,88 triliun.
Baca Juga
Sah! Jokowi Resmikan Operasional LRT Jabodebek, Masyarakat Diminta Beralih
Kenaikan indeks ditopang penguatan sebagian besar sektor saham yang dimpimpin penguatan saham sektor material naik 1,32% dan sektor energi 1,07%. Penguatan juga melanda saham sektor industri 0,45%, dan sektor konsumer primer 0,33%. Sebaliknya sektor saham yang mencatatkan pelemahan hanya transportasi 1,31% dan keuangan 0,07%.
Sedangkan sejumlah saham yang berhasil menorehkan lompatan harga sepanjang ses I adalah saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) naik hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 108 (24,43%) menjadi Rp 550 dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) naik Rp 22 (23,40%) menjadi Rp 116.
Baca Juga
Teknikal Saham Mitratel (MTEL) Cenderung Naik, Berikut Target Konsensus Analis
Kenaikan juga melanda saham pendaptan baru, PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH), naik Rp 21 (18,26%) menjadi Rp 136, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) naik Rp 7 (13,12%) menjadi Rp 60, dan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) naik Rp 12 (11,54%) menjadi Rp 116.
Sebaliknya pelemahan terdalam melanda kelima saham ini terdiri atas saham PT Cicacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), PT Chitose Internasional Tbk (CINT), PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX).

