OJK Beberkan Kabar Terbaru Merger Bank MNC (BABP) dan Bank Nobu (NOBU)
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan kabar terbaru perihal kelanjutan penggabungan usaha alias merger antara PT Bank MNC International Tbk (BABP) atau Bank MNC dan PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) atau Bank Nobu.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan, rencana merger antara Bank MNC dan Bank Nobu bersifat sukarela (voluntary) dan masih terus berproses.
Baca Juga
"Patut disadari bahwa untuk menyatukan dua bank yang memiliki karakteristik bisnis dan budaya perusahaan yang berbeda perlu dilakukan secara berhati-hati dan tidak dapat terburu-buru," ujar Dian dalam jawaban tertulis Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan & Kebijakan OJK Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Agustus 2024 yang disampaikan Sabtu (14/9/2024).
Dian menjelaskan, OJK sudah berkomunikasi dengan kedua bank untuk melakukan upaya strategis lain sebagai alternatif jika proses merger kedua bank tidak dilanjutkan.
"Seperti mencari investor strategis yang bisa memberikan dukungan dan akselerasi bisnis bank ke depan, baik dari sisi finansial maupun teknologi atau menjajaki kemungkinan melakukan aksi korporasi dengan bank lainnya," tutur Dian.
Baca Juga
Resmi Jadi Bank RDN, MNC Bank (BABP) Siap Genjot Pertumbuhan Investor Pasar Modal
Menurut Dian Ediana Rae, secara individual kondisi dan kinerja baik Bank MNC dan Bank Nobu saat ini masih tergolong baik dengan permodalan yang sudah di atas ketentuan minimum.
OJK sebelumnya menargetkan merger kedua bank tersebut rampung pada Agustus 2023. Namun, proyeksi tersebut mundur lebih dari satu tahun dari target awal.

