Pasar Minim Sentimen Baru, IHSG Terindikasi Masih Rawan Tertekan Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diprediksi masih berada di zona merah pada perdagangan pekan ini, periode 11-15 November 2024.
Prediksi tersebut terindikasi dari pergarakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (8/11/2024) akhir pekan lalu.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyebut, pada awal perdagangan IHSG sempat technical rebound lebih dari 1% ke level 7.350. Sayangnya IHSG ditutup dengan membentuk pola inverted hammer pada level 7287.191, Jumat (8/11/2024).
‘’Pergerakan tersebut mengindikasikan bahwa IHSG belum mampu keluar dari tekanan jual,’’ tulis Tim Phintraco Sekuritas dalam Weekly Research yang dikutip Minggu, (10/11/2024).
Selain itu pergerakan pasar juga minim sentimen baru. Pelaku pasar masih mencoba mencari bottom level pasca serangkaian event yang menekan confidence level pasar.
Baca Juga
Prabowo Saksikan Kesepakatan Bisnis Perusahaan Indonesia-China Senilai US$ 10,07 Miliar
Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi melambat ke 4,95% secara year on year di kuartal III-2024. Dari eksternal, kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran prospek outlook ekonomi global dengan kebijakan inward lookingnya.
Tekanan jangka pendek juga berasal dari spekulasi stimulus fiscal tambahan dari Pemerintah Tiongkok di akhir pekan ini. ‘’Sebagai informasi, IHSG cenderung tertekan setiap kali Tiongkok mengumumkan stimulus ekonomi. Pengumuman ini selalu dikaitkan dengan kecenderungan capital outflow dari pasar modal Indonesia,’’ ulasnya.
Sesuai perkiraan, FOMC dan statemen Kepala the Fed, Jerome Powell meredam tekanan jual, namun tidak ada euphoria berlebihan. Nilai tukar Rupiah masih lanjutkan penguatan ke Rp 15.665/USD sampai dengan Jumat, (8/11/2024) sore.
Baca Juga
Mencermati berbagai sentimen tadi, IHSG diprediksi bergerak dalam rentang level 7.200 sebagai titik support dan level 7.430 sebagai resistance. Sementara titik pivot IHSG di level 7.330.
Sementara itu pelaku pasar diimbau mencermati pergerakan saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Bank Jago Tbk (ARTO) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).
Grafik Pergerakan IHSG:

