Ancara Logistics Pasang Harga Bookbuilding IPO Rp 268 – Rp 278, Cek Jadwal Berikut
JAKARTA, investortrust.id - PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) akan menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), dengan melepas 3,16 miliar lembar saham dengan harga nominal Rp 5 per saham.
Jumlah saham baru yang diterbitkan dalam IPO setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Berdasarkan prospektus IPO yang dikutip, Rabu (17/01/2024), perusahaan yang bergerak di bisnis jasa pengangkutan laut dan transshipment tersebut membuka harga penawaran awal (bookbuilding) dalam rentang harga Rp 268 – Rp 278 per saham.
Sehingga dari aksi korporasi ini, Perseroan berpotensi meraup dana segar maksimal sebesar Rp 879,91 miliar.
Baca Juga
Startup Asal Bangkalan MPStore Gelar Bookbuilding, Incar Dana IPO Rp 83 Miliar
Perseroan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Samuel Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek IPO tersebut. Kedua sekuritas menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penawaran umum Perseroan.
Lebih lanjut, dalam momen IPO ini Perseroan menggelar program employee stock option (ESA) sebanyak 29,86 juta lembar saham yang ditawarkan kepada karyawan dari saham IPO.
Sementara itu, dana dari IPO nantinya digunakan oleh Ancara Logistics untuk tiga keperluan yaitu, sebesar 75% digunakan untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan anak, yaitu PT Mahakam Coal Terminal.
Dana tersebut akan digunakan oleh Mahakam Coal Terminal untuk pembayaran sebagian atau pelunasan pokok utang kepada OCP Asia Fund IV (SF 1) Pte. Limited dan OCP Asia Fund V (SF 1) Pte. Limited.
Kemudian sekitar 20,64% digunakan untuk belanja modal (capex) guna menunjang kegiatan usaha utama, yaitu untuk pembelian tongkang sungai.
Baca Juga
Masih Tersisa Rp 9,33 Triliun, Dana Hasil IPO Bukalapak (BUKA) untuk Apa Saja?
Sisa dana IPO digunakan untuk modal kerja (operational expenditure) dalam rangka menunjang kegiatan operasional.
Dalam prospektus juga dipaparkan pemilik saham ALII, ada nama-nama yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, yaitu Aninditha Anestya Bakrie generasi ketiga Grup Bakrie tercatat memegang 3,03% saham ALII sebelum IPO.
Kemudian, PT Graha Adika Niaga yang menjadi pemegang saham mayoritas merupakan milik Aburizal Bakrie. Sedangkan PT Solomed Capital Pte. Ltd memegang 39,48% saham merupakan milik Nalinkant Amratlal Rathod.
Berikut jadwal IPO PT Ancara Logistics Indonesia Tbk:
Masa Penawaran Awal: 17 – 24 Januari 2024
Tanggal Efektif: 31 Januari 2024
Masa Penawaran Umum: 1 – 5 Februari 2024
Tanggal Penjatahan: 5 Februari 2024
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik: 6 Februari 2024
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI: 7 Februari 2024.

