Ditopang Penjualan Kapal, Wintermar (WINS) Cetak Lompatan Laba hingga Bagikan Dividen Interim
JAKARTA, investortrust.id – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) mencatatkan kenaikan laba atribusi kepada pemilik entitas induk sebanyak 605,2% menjadi US$ 19,7 juta hingga kuartal III-2024 atau setara dengan Rp 309,29 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 2,79 juta.
Lompatan laba tersebut ditopang pertumbuhan laba kotor yang lebih tinggi, kinerja yang kuat dalam bisnis inti, serta keuntungan dari penjualan kapal.
Laba operasi Wintermar sampai kuartal III-2024 bertumbuh 127,1% menjadi US$11,8 juta dari US$5,2 juta pada periode sama tahun 2023. Kenaikan ditopang tarif sewa yang lebih tinggi atas kapal dynamic positioning (DP) dan telah mulai beroperasinya kapal-kapal tambahan.
Baca Juga
Saham Wintermar (WINS) dapat Rating Beli Pasca Akuisisi Kapal, Ini Target Harganya
Peningkatan laba tersebut juga didorong kenaikan pendapatan sebesar 20,1% menjadi US$61,51 juta sampai kuartal-III 2024, dibandingkan US$ 51,21 juta tahun lalu. “EBITDA grup meningkat sebesar 50,8% yoy untuk kuartal III 2024, US$22,1 juta,” ujar Investor Relations Wintermar (WINS) Pek Swan Layanto, dalam keterangannya yang dikutip Rabu (30/10/2024).
Lebih lanjut, pada Agustus 2024, perseroan telah membeli satu kapal Platform Supply Vessel (PSV) atau kapal yang dirancang khusus untuk memasok platform minyak dan gas di lepas pantai yang dibangun tahun 2022, yang kini diharapkan siap beroperasi pada awal Desember 2024.
“Penjualan kapal menghasilkan keuntungan substansial sebesar US$ 17,4 juta dari disposisi aset tetap pada semester I-2024, secara efektif mengkristalisasi nilai moneter armada. Arus kas ini memberikan manajemen kesempatan untuk berinvestasi kembali pada kapal yang serupa namun lebih baru,” terangnya.
Perseroan menyatakan, prospek ekonomi menunjukkan tetap kuat dengan estimasi permintaan minyak global tetap tangguh. Hal ini didorong oleh proyeksi Badan Energi Internasional (IEA) yang mengatakan permintaan global untuk minyak diperkirakan akan tetap berada di atas 100 juta barel per hari (mb/d) hingga tahun 2050.
Baca Juga
Saatnya Cuan Wintermar (WINS), Berikut Target Saham dan Kinerja Keuangannya
“Transisi menuju energi terbarukan sedang mengubah pola konsumsi, namun minyak dan gas alam akan terus memainkan peran krusial dalam memenuhi kebutuhan energi global,” pungkasnya.
Didukung lompatan kinerja keuangan tersebut, dia mengatakan, direksi dengan persetujuan komisaris perseroan memutuskan untuk membagikan dividen interim sebesar Rp 8 per saham atau dengan total Rp34,92 miliar atau US$ 2,25 juta.
Dividen tersebut rencananya dibagikan pada 21 November 2024 kepada para pemegang saham. Sedangkan investor yang berhak mendapatkannya adalah pemegang saham perseroan yang terdaftar hingga cum dividen di pasar regular dan negosiasi sampai 5 November 2024.
Grafik Saham WINS

