Mitra Keluarga (MIKA) Pertahankan Pertumbuhan Kinerja, Labanya Capai Rp 872,88 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) atau emiten pengelola rumah sakit Mitra Keluarga membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 872,88 miliar hingga kuartal III-20224, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 686,10 miliar.
Manajemen MIKA dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/10/2024) menyebutkan, pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan bersih perseroan dari Rp 3,15 triliun menjadi Rp 3,61 triliun. Laba bruto juga terpantau naik dari Rp 1,57 triliun menjadi Rp 1,94 triliun.
Baca Juga
Target Keuangan dan Saham Mitra Keluarga (MIKA) Direvisi Naik, Berikut Faktornya
Meski perseroan mencatatkan kenaikan beban usaha dari Rp 692,77 miliar menjadi Rp 850,92 miliar, MIKA tetap berhasil mempertahankan pertumbuhan pesat laba usaha dari Rp 907,55 miliar menjadi Rp 1,12 triliun. Begitu juga dengan laba sebelum pajak penghasilan naik dari Rp 949,72 miliar menjadi Rp 1,17 triliun.
Dengan kenaikan laba bersih tersebut, laba bersih per saham dasar perseroan meningkat dari Rp 48,74 menjadi Rp 65,74 per saham. Sedangkan gerak harga saham MIKA year to date (ytd) terpantau hanya naik 3,32% menjadi Rp 2.800 per saham.
Baca Juga
Dokter Ungkap Cara Agar Terhindar dari Praktik Overtreatment Rumah Sakit
Hingga September 2024, MIKA mencatatkan total aset senilai Rp 7,91 triliun atau bertumbuh dari realisasi hingga kuartal III-2023 senilai Rp 7,34 triliun. Total liabilitas juga naik dari Rp 741,05 miliar menjadi Rp 846,89 miliar.
Grafik Saham MIKA

