Mitra Keluarga (MIKA) Pertahankan Pertumbuhan, Meski Terjadi Normalisasi Pasien
JAKARTA, investorstrust.id – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) telah memasuki normalisasi pertumbuhan pendapatan usai pandemi Covid-19 berakhir. Kondisi tersebut juga membuat tingkat margin keuntungan kembali ke posisi awal.
Meski kondisi kembali normal, perseroan tetap berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan kuat mencapai 10,8% menjadi Rp 1,1 triliun pada kuartal III-2023, dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp 1,00 triliun.
Baca Juga
Target Harga Saham Mitra Keluarga (MIKA) Dipangkas, Ternyata Gara-gara Ini
“Kuartal tiga merupakan puncak normal dari kunjungan pasien, secara pertumbuhan pendapatan maupun pertumbuhan volume. Pendapatan perseroan berhasil tumbuh sebanyak 10,8%, dibandingkan dengan kuartal III-2022,” kata Investor Relations Mitra Keluarga Karya Sehat (MIKA) Aditya Widjaja dalam Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).
Pertumbuhan pendapatan kuartal tiga tersebut mendorong total pendapatan perseroan bertumbuh hingga September 2023 sebanyak 2,7% menjadi Rp 3,16 triliun, dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumuhan ini sejalan dengan peningkatan volume rawat inap sebanyak 14%.
Dari sisi volume rawat inap dan rawat jalan, Aditnya memaparkan, MIKA mencatatkan peningkatan jumlah pasien menjadi 811 ribu atau meningkat 9,7%, dibandingkan kuartal III 2022 mencapai 740 ribu pasien.
“Dari segi earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA), tercatat penurunan sebesar 6,3% dan juga penurunan margin sekitar 3,4%,” ujar dia.
Baca Juga
Aditnya menyebut, penurunan tersebut dipicu sudah tidak adanya lagi kontribusi Covid-19 seperti beberapa tahun lalu. Saat itu Covid-19 secara kompleksitas sangat tinggi, sehingga pada saat era Covid-19 memang terjadi akselerasi atau peningkatan margin EBITDA eksponensial selama dua tahun terakhir.
Namun tahun 2023, Covid-19 sudah berakhir yang membuat normalisasi dari segi margin. “Secara komposisi revenue kami masih didominasi pertumbuhan obat-obatan. Secara kontribusi tidak ada perubahan dalam lima tahun terakhir,” tandas dia. (CR-5)

