Ketidakpastian Pemilu AS dan Risiko Geopolitik Dorong Harga Emas
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas meningkat ke level US$ 2.735 per troy ons Senin (28/10/2024) didorong oleh ketegangan Timur Tengah dan kegelisahan pemilu Amerika Serikat (AS) yang mendukung harga.
Menurut riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX), harga emas telah menguat meskipun dolar AS menguat, ketidakpastian di sekitar pemilihan presiden AS menunjukan persaingan yang masih ketat yang meningkatkan permintaan emas.
Pada Kamis pekan lalu (24/10/2024, calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump mengatakan kita akan membangun ekonomi yang mengangkat semua warga Amerika, termasuk warga Amerika keturunan Afrika, Amerika keturunan Hispanik, dan juga anggota komunitas Asia-Amerika dan Kepulauan Pasifik yang besar.
"Di sisi lain, pasar sedang mengamati respon Israel terhadap serangan rudal Iran pada pertemuan lalu di tengah para pejabat AS dan Israel bersiap untuk melanjutkan pembicaraan mengenai gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza dalam beberapa hari mendatang," tulis riset, Senin (28/10/2024).
Baca Juga
Emas Batangan Antam Melorot Rp 7.000, Dibanderol Rp 1.527.000 per Gram
Sementara Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan pada hari Kamis bahwa Amerika Serikat tidak mendukung kampanye Israel yang berkepanjangan di Lebanon, sementara Prancis telah menganjurkan gencatan senjata segera dan upaya-upaya diplomatik.
Spekulasi pasar terhadap penurunan tingkat suku bunga oleh The Fed tetap mendukung harga emas lebih lanjut. Fokus pasar selanjutnya menunggu serangkaian data ekonomi AS, salah satunya adalah laporan ketenagakerjaan AS pada tanggal 1 November, pelaku pasar memperkirakan laporan ketenagakerjaan menunjukkan bahwa perekonomian menciptakan 140.000 lapangan kerja pada bulan Oktober.
Baca Juga
Hal ini muncul ketika pelaku pasar mempertimbangkan apakah perekonomian yang lebih kuat dari perkiraan dapat menyebabkan lebih sedikit penurunan suku bunga oleh Federal Reserve dibandingkan perkiraan awal.
Riset ICDX saat ini menunjukkan harga emas meningkat dengan support beralih ke area US$ 2.700 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.755. Sementara support terjauhnya berada di area US$ 2.660 - US$ 2.610, sedangkan untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.764 - US$ 2.790.

