IHSG Diprediksi Lanjutkan Koreksi, Saham PANI dan SMGR Jagoan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/10/2024), berpotensi lanjutkan koreksi menguji support MA20 level 7.621. Hal ini diindikasikan penurunan indeks akhir pekan lalu hingga berada di bawah level 7.700.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan pagi ini menyebutkan bahwa peluang penurunan terbuka setelah IHSG tertetahan pada area 7.800, bahkan terkoreksi hingga berada di bawah level 7.700 akhir pekan lalu.
Baca Juga
Target Saham Sido Muncul (SIDO) Dipangkas Saat Kinerja Dilaporkan Naik, Kok Bisa?
Pemodal, ungkap BRI Danareksa Sekuritas, perlu mewaspadai peluang penurunan indeks lebih lanjut, apabila bergerak di bawah support 7.454. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi gerak bursa saham global, seperti Dow Jones melemah 0,61%. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq melesat masing-masing 0,030% dan 0,56%.
Sedangkan saham PANI dan SMGR menjadi saham yang layak dipantau hari ini dengan rekomendasi beli. Saham PANI ditargetkan menguat menuju level Rp 16.275-17.600 dan SMGR dengan target harga Rp 4.560-4.900. Sebaliknya saham ISAT dan SMRA direkomendasikan jual.
Baca Juga
IHSG Membentuk Minor Bearish Reversal, Waspada Titik Support 7.630 – 7.650
IHSG akhir pekan lalu ditutup melemah 21,89 poin (0,28%) menjadi 7.694. Pemodal asing lagi-lagi realisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 617,11 miliar, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 513,76 miliar, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) Rp 112,28 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 51,15 miliar.
Pelemahan indeks pekan lalu dipicu atas koreksi hampir seluruh sektor saham, seperti sektor teknologi 1,62%, sektor material dasar 1,02%, sektor infrastruktur 0,82%, sektor energi 0,76%, sektor konsumer primer 0,64%, dan sektor konsumer non primer 0,78%. Satu-satunya sektor saham yang berhasil naik adalah keaungan 0,06%.
Grafik IHSG

