IHSG Berbalik Melemah, Penurunan Dipicu Sejumlah Sektor Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/10/2024), bergerak melemah sebanyak 33,40 poin (0,51%). Pergerakan indeks dalam rentang 7.731-7.777.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor transportasi, sektor keuangan, dan sektor infrastruktur. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, sektor konsumer primer, dan sektor industri.
Baca Juga
Program 3 Juta Rumah di Depan Mata, Target Harga Saham BTN (BBTN) Direvisi Naik
Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, seperit saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 28% menjadi Rp 121, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik 21,51% menjadi Rp 113, dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 14% menjadi Rp 179.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI).
Baca Juga
Profil Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan CEO Investree yang Diburu OJK. Melarikan Diri ke Qatar?
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 12,54 poin (0,16%) menjadi 7.772,60. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar Rp 322,03 miliar, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 115,93 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 83,80 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 60,82 miliar.
Penguatan tersebut ditopang sentimen pelantikan menteri dan wakil menteri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Beberapa sektor saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu saham sektor industri naik 10,5%, sektor teknologi naik 1,86%, sektor transportasi menguat 1,03%, sektor properti menguat 1,15%, dan sektor keuangan naik 0,48%. Sebaliknya sektor yang melemah adalah saham infrastruktur, kesehatan, dan konsumer non primer.

