Investor Asing Lanjutkan Net Buy, Kini Giliran Saham Telkom (TLKM) Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 287,07 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/10/2024), sebanyak 25,02 poin (0,32%) menjadi 7.760.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 177,08 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 175,57 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 88,45 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 73,64 miliar, dan PT J Resources Asia Pacifik Tbk (PSAB) Rp 39,70 miliar.
Baca Juga
Istana Beberkan Kesiapan Rangkaian Pelantikan Prabowo-Gibran
Sebaliknya lima saham yang mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 196,95 miliar, PT Bumi Resource Tbk (BUMI) Rp 74,79 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 73,83 miliar, PT Merdeka copper Gold Tbk (MDKA) Rp 42,10 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 41,82 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer non primer 1,36%, sektor property 1,51%, sektor teknologi 0,92%, sektor infrastruktur 0,69%, sektor keuangan 0,24%, dan sektor industry 0,32%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor Kesehatan, energi, dan sektor transportasi.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham emiten yang dikendalikan grup Lippo ini melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Multipolar Tbk (MLPL) menguat 34,43% menjadi Rp 164, PT Star Pacific Tbk (LPLI) naik 25% menjadi Rp 300, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 19,83% menjadi Rp 13.900.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie Diundang ke Pelantikan Prabowo-Gibran di MPR
Kenaikan selanjutnya juga dicatatkan saham emiten Lippo ini, yaitu saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 30,51% menjadi Rp 77 dan PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS) naik 26,12% menjadi Rp 75.
Sebaliknya pelemahan terdalam melanda beberapa saham berikut, saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR), PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), PT Nusantara ALmazia Tbk (NZIA), PT Multifilling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC).

