Usai BREN dan AMMN, Kini Giliran Chandra Asri (TPIA) Geser Market Cap Telkom (TLKM)
JAKARTA, investortrust.id – Usai PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) dan PT Amman Internasional Tbk (AMMN), kini giliran PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyalip kapitalisasi pasar (market cap) saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Saham emiten Prajogo Pangestu ini berhasil mencatatkan kapitalisasi pasar senilai Rp 422,17 triliun hingga penutupan pasar sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/12/2023).
Baca Juga
Hal ini terjadi setelah saham TPIA kembali mencatatkan penguatan Rp 530 (12,18%) menjadi Rp 4.880. Bahkan saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp 5.100, meskipun TPIA masuk dalam daftar UMA oleh BEI.
Sedangkan kapitalisasi pasar TLKM relatif stagnan di level Rp 387,33 triliun. Hal ini setelah saham TLKM ditutup stagnan di level Rp 3.910 dengan rentang pergerakan sesi I Rp 3.900-3.940.
Dengan perubahan komposisi tersebut, kini saham TPIA tercatat sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar saham terbesar ke tujuh menyalip TLKM yang turun ke peringkat delapan hingga penutupan perdagangan sesi I di BEI.
Baca Juga
Valuasi Kian Menarik, Begini Rekomendasi Saham Telkom (TLKM)
Sementara itu, kapitalisasi pasar saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) kembali turun ke peringkat dua setelah sempat menyalip PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan saham intraday sesi I hari ini.
Hal ini terjadi setelah penguatan harga saham BREN menipis menjadi Rp 300 (3,87%) menjadi Rp 8.050, sehingga market cap perusahaan besutan Prajogo Pangestu ini menjadi Rp 10.76 triliun, dibandingkan dengan BBCA senilai Rp 1.081 triliun.

