Analis Sebut Akan Terjadi Penjualan Besar-Besaran Jika Ethereum Tak Mampu Bertahan di Level US$ 2.300
JAKARTA, investortrust.id - Ethereum (ETH) berisiko mengalami aksi jual secara besar-besaran jika gagal mempertahankan level dukungan di harga US$ 2.300. Hal tersebut seperti diungkapkan salah satu analis yaitu Ali Martinez.
Menilik data Coinmarketcap, Senin (14/10/2024) pukul 10.25 WIB, harga ETH terpantau tengah berada di US$ 2.465. Menguat 0,52% dalam sehari, namun menurun 1,18% dalam sepekan. Di mana kapitalisasi pasar koin mata uang kripto terbesar nomor dua ini tercatat sebesar US$ 297,99 miliar.Melansir CryptoNewsFlash, Senin (14/10/2024), perilaku defensif investor tersebut sebagai upaya untuk mengurangi kerugian di tengah kemungkinan pasar yang semakin terpuruk. Dengan demikian, level harga US$ 2.300 merupakan zona permintaan utama yang mungkin menentukan arah jangka pendek dari aset kripto terbesar kedua ini.
Usai kenaikan tipis dari zona permintaan terendah di US$ 2.300, harga Ethereum masih tertekan. Selain itu, harga Ethereum menghadapi perlawanan kuat di sekitar moving average (MA) 200 di US$ 2.467 dan exponential moving average (EMA) 200 di US$ 2.495.
Baca Juga
Analis ETF Picu Kemarahan dengan Misinformasi tentang Ethereum
Ethereum harus menyingkirkan hambatan ini jika ingin memulihkan tren bullish. Ada peluang besar untuk penurunan harga yang lebih dalam tanpa dorongan konstan di atas level saat ini.
Jika Ethereum kehilangan area resistensi ini, seorang analis lainnya memperkirakan harganya akan turun ke US$ 2.150, atau penurunan yang signifikan.
Masa depan Ethereum dalam jangka pendek akan terbentuk secara signifikan dalam beberapa hari ke depan. Jika level support US$ 2.300 bertahan, kepercayaan pasar dapat meningkat sehingga memicu lonjakan yang mendorong harga Ethereum menuju US$ 2.500 atau lebih.
Baca Juga
BlackRock Beri Peringkat Bitcoin “Aman” dan Ethereum “Spekulatif”
Di lain sisi, kurangnya dukungan ini mungkin memicu serangkaian aksi jual yang memperparah volatilitas saat ini dan mendorong harga jauh di bawahnya. Meski dihadapkan berbagai kesulitan, sejumlah analis pasar masih melihat masa depan yang cerah pada Ethereum.
Pertumbuhan Ethereum yang berkelanjutan serta perannya dalam keuangan desentralisasi atau decentralize finance (DeFi) dan non fungible token (NFT) memunculkan optimisme. Pada kuartal terakhir tahun ini secara historis merupakan kuartal yang terbaik untuk pasar kripto, dan banyak yang percaya Ethereum mungkin akan mendapatkan keuntungan dari kondisi ini.

