Meski Bergerak Fluktuatif, IHSG Sepekan Berhasil Cetak Kenaikan 0,33%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 7-11 Oktober atau sepekan bergerak fluktuatif, meski demikian tetap berhasil ditutup naik 0,33% menjadi 7.520.
Sedangkan kapitalisasi saham mencatatkan kenaikan tipis dari Rp 12.531 triliun menjadi Rp 12.532 triliun. Nilai trasaksi harian saham, volume transaksi harian saham, dan frekuensi perdagangan justru anjlok.
Baca Juga
Peluncuran Robotaksi Mengecewakan, Saham Tesla Milik Elon Musk Anjlok
Penguatan indeks pekan ini didukung atas kenaikan pesat saham sektor property sebanyak 4,40%, sektor teknologi 2,42%, sektor consumer primer 2,19%, sektor infrastruktur 1,24%, sektor transportasi 1,61%, dan sektor keuangan 0,81%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, industry, dan sektor material dasar.
Terkait aktivitas pemodal asing, data BEI menyebutkan penjualan bersih (net sell) saham masih berlanjut Rp 4,56 triliun pekan ini atau hanya turun dari net sell pekan sebelumnya Rp 4,87 triliun. Penyumbang utama net sell, yaitu saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 2,17 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 1,41 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 560,12 miliar.
Baca Juga
Kemarin, IHSG berhasil ditutup rebound sebanyak 40,52 poin (0,54%) menjadi 7.520,60. Kenaikan indeks ditopang lompatan saham sektor property sebanyak 3,04% jauh mengungguli saham sektor lainnya, seperti sektor material dasar 1,57%, sektor kesehatan 1,71%, sektor infrastruktur 1,09%, sektor energi 0,63%, dan sektor keuangan 0,25%.
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat dibukukan, saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,43% menjadi Rp 4.380, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) sebanyak 17,50% menjadi Rp 94, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 14,78% menjadi Rp 132, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik 13,85% menjadi Rp 148, dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) 13,56% menjadi Rp 67.
Grafik IHSG Sepekan

