Investor Asing Lanjutkan Net Sell Rp 977,19 Miliar, Saham Bank kembali Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) bersih saham senilai Rp 977,19 miliar di seluruh pasar. Net sell ini berimbas terhadap penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/10/2024), sebanyak 21,2 poin (0,28%) menjadi 7.480,08.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 508,37 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 86,07 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 61,66 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 57,58 miliar, dan PT HEAL Rp 56,83 miliar.
Baca Juga
AMRO Sebut Penurunan Bunga The Fed Belum Berpengaruh Positif ke Stabilitas Keuangan ASEAN+3
Sebaliknya lima saham ini torehkan pembelian bersih (net buy) sejumlah saham berikut, yaitu PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 28,86 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 23,07 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 13,27 miliar, PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) Rp 12,55 miliar, dan PT Erjaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp 11,61 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,78%, sektor property 0,37%, sektor teknologi 0,73%, sektor keuangan 0,10%, dan sektor infrastruktur 0,17%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer 1,85%, sektor consumer non primer 0,22%, dan sektor transportasi 1,43%.
Meski IHSG kembali ditutup melemah, dua saham ini catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melesat 34,19% menjadi Rp 208 dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 24,75% menjadi Rp 252.
Baca Juga
Dirut OASA Tegaskan Pentingnya Hilirisasi Sawit agar Indonesia Jadi Negara Maju
Penguatan juga melanda saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebanyak 22,67% menjadi Rp 184, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) sebanyak 18,31% menjadi Rp 84, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 18,05% menjadi Rp 6.0450.
Sebaliknya penurunan paling dahsyat melanda saham PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC).
Grafik IHSG

