IHSG Anjlok Lagi, tapi LMPI dan Dua Saham Pendapatang Baru justru Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/10/2024), dibuka melemah sebanyak 24 poin (0,33%) menjadi 7.475, bahkan koreksi telah mencapai 51 poin hingga pukul 09.05 WIB. Pelemahan indeks sejalan dengan koreksi hampir seluruh bursa saham Asia.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham masih berhasil torehkan lompatan harga mengesankan. Di antaranya, saham PT Langgeng Makmur Industri tbk (LMPI) kembali auto reject atas (ARA) sebanak 34,41% menjadi Rp 125. Lompatan juga melanda saham pendapatan baru PT Master Print Tbk (PTMR) menguat 18% menjadi Rp 152 dan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) naik 15% menjadi Rp 226.
Baca Juga
Demi Tujuan Ini, TBS Energi (TOBA) Jual Anak Usaha US$ 144,8 Juta
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Inggira Peratama Capitallindo Tbk (GRIA), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), dan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX).
IHSG kemarin ditutup naik tipis 8,05 poin (0,11%) menjadi 7.504,14. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 796,21 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,06 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 386,09 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 62,90 miliar.
Baca Juga
Dorong Kenaikan Pinjaman Digital, Bank Raya Perluas Kolaborasi dengan Ekosistem BRI Group
Penguatan indeks ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,76%, sekto material dasar 1,51%, sektor property 1,32%, sektor consumer non primer 0,88%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor energi 0,81%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor industry dan sektor keuangan.
Grafik IHSG

