Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, MDKA, TUGU, ACES, BFIN, dan TINS
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas, dengan pergerakan diperkirakan di range 7.450-7.550 pada perdagangan hari ini. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Merdeka Copper Gold (MDKA), Asuransi Tugu Pratama (TUGU), Ace Hardware Corporation (ACES), BFI Finance Indonesia (BFIN), dan Timah (TINS).
“Sejalan dengan penguatan bursa regional Asia, IHSG berhasil menguat 0,11% ke level 7.504 kemarin, meski sepanjang perdagangan sempat bergerak konsolidasi. Investor asing kembali net sell sebesar Rp 835.89 miliar dengan 5 saham yang paling banyak dijual yaitu BBCA, BBRI, BMRI, BREN, dan GOTO,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Baca Juga
Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.478.000 per Gram
Secara sektoral, sektor teknologi memimpin penguatan sebesar 2,76%. Hal ini ditopang oleh kenaikan saham BUKA hingga 25% sehari dan diikuti perusahaan berelasinya yaitu EMTK sebesar 7%.
“Kami memperkirakan sentimen positif sektor teknologi akan meredup dan beralih ke sektor energi. Hari ini, pelaku pasar domestik menanti rilis data Indeks Keyakinan Konsumen yang diperkirakan tetap stabil di level optimis 124,5,” ujar Head of Research Mega Capital Sekuritas.
Sentimen Pasar Global
Mengawali perdagangan pekan ini, lanjut Cheril, Bursa Wall Street Amerika Serikat justru ditutup melemah. Indeks utama melemah lebih dari 1%.
"Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengapresiasi data tenaga kerja AS yang rilis akhir pekan lalu. Ia mengakui
saat ini fokus The Fed tertuju pada pasar tenaga kerja AS," ujarnya.
Dari komentar tersebut, pasar menilai peluang The Fed memangkas suku bunga agresif di Federal Open Market Committee (FOMC) November 2024 menjadi sirna. Bahkan, survei CME menunjukkan pasar melihat probabilitas 90% pada pemangkasan Fed Funds Rate sebesar 25 bps, bahkan sekitar 10% melihat tidak adanya pemangkasan sama sekali.
Ada pula sentimen lain yang membebani kinerja bursa saham. Ini yaitu potensi terjadinya badai besar Milton di AS, yang diperkirakan terjadi pada pekan ini. Selain itu, kekhawatiran terkait eskalasi di Timur Tengah turut membebani pasar AS.
"Meski demikian, mayoritas indeks di Eropa justru ditutup menguat di Senin (7/10/2024) kemarin. Penguatan didorong oleh pernyataan Gubernur Bank of England (BoE) mengenai inflasi yang dinilai lebih rendah dari perkiraan," paparnya.
Selain itu, Euro Area membukukan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 0,8% year on year di Agustus 2024. Ini membaik dari koreksi sebesar 0,1% yoy di Juli 2024.
Baca Juga
Dipicu Kekhawatiran Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Lanjut Menguat ke Atas US$ 80 per Barel
(Disclaimer on)

