Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, BRIS, BSDE, ACES, BFIN, dan HRUM
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas, dengan pergerakan diperkirakan di range 7.600-7.730 pada perdagangan hari ini. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Syariah Indonesia (BRIS), Bank Syariah Indonesia (BSDE), Aspirasi Hidup Indonesia (ACES), BFI Finance Indonesia (BFIN), dan Harum Energy (HRUM).
“IHSG pada Kamis, 5 September 2024, menguat 0,11% ke level 7.681. Transaksi relatif sepi dengan nilai transaksi hanya Rp 9,92 triliun,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Baca Juga
Meski masih menguat tipis di tengah pelemahan bursa global, lanjut dia, namun pelaku pasar domestik masih wait and see mencermati data tenaga kerja Amerika Serikat. Adapun sektor penopang penguatan IHSG secara bobot nilai yaitu keuangan, siklikal, dan infrastruktur.
“Investor asing mencatatkan net buy di pasar reguler sebesar Rp 584,58 miliar. Adapun 5 saham yang paling banyak dibeli yaitu BBNI, BMRI, INDF, BBCA, dan BBRI,” ujar Head of Research Mega Capital Sekuritas ini.
Bursa Saham Global Kembali Koreksi
Sementara itu, bursa saham global kembali terkoreksi kemarin waktu setempat. Hal ini menyusul data tenaga kerja Amerika Serikat mixed.
"Kekhawatiran pelaku pasar akan pelemahan ekonomi AS semakin meningkat, setelah rilis data pertumbuhan payroll swasta menjadi yang terlemah sejak 2021. Di sisi lain, klaim pengangguran mingguan per 31 Agustus justru turun 5 ribu, dibanding pekan sebelumnya dan mencatatkan level terendah dalam 7 pekan terakhir," ucap Cheril.
Data tenaga kerja di negara dengan perekonomian terbesar di dunia yang kombinasi tersebut membuat pelaku pasar semakin menantikan kelanjutan rilis data tenaga kerja AS di malam ini, yaitu non-farm payroll (NFP) dan tingkat pengangguran Agustus. Melalui data-data tersebut, pelaku pasar akan menilai apakah kondisi ekonomi AS benar-benar menuju soft landing atau justru peluang resesi kembali meningkat.
Di Eropa, mayoritas indeks saham utama juga melemah. Kondisi sektor jasa di Euro Area yang bertahan di area ekspansif dan peningkatan agresifitas ekspansi sektor jasa di Inggris belum mampu mengimbangi kekhawatiran pasar terhadap potensi pelemahan ekonomi AS.
Sementara di Asia, bursa saham ditutup beragam dengan indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang menguat 0,25%, setelah terpangkas hampir 3% selama penurunan yang terjadi tiga hari sebelumnya.
Baca Juga

