Tanda Pemulihan Terlihat, Sekuritas Ini Ungkap Saatnya Buy Saham Telkom (TLKM)
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diprediksi memasuki masa pemulihan tahun depan. Peluang pemulihan kinerja keuangan terlihat dari katalis pelantikan presiden dan wakil presiden baru bulan depan dan tuntasnya pemilihan kepala daerah (pilkada) serendah di Indonesia.
Sebagaimana diketahui pemerintahan mendatang berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi dengan melonggarkan sejumlah kebijakan untuk menciptakan peningkatan aktivitas ekonomi.
Baca Juga
Menkominfo Apresiasi Peran Telkom (TLKM) pada Gelaran HLF MSP & IAF 2024
“Kami memperkirakan pendapatan Telkom akan pulih mulai 2025 dengan target pertumbuhan mencapai 4%, dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan pendapatan tahunan periode 2019-2023 minus 0,5%,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Wilastita Muthia Sofi dan Niko Margaronis dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Pemulihan kinerja keuangan, terang BRI Danareksa Sekuritas, bisa dilihat dari mulai stabilnya spending konsumer dalam beberapa bulan terakhir dan diharapkan mulai pulih pada kuartal IV-2024 hingga kuartal I tahun depan.
Estimasi Kinerja Keuangan TLKM
“Kami memperkirakan inisiatif pemerintah baru, seperti penurunan pungutan ekspor CPO, program makan siang gratis, dan program medical check-ups menjadi indiaktor pemulihan daya beli masyarakat ke depan,” terangnya.
Menurut dia, pemulihan daya beli masyarakat tersebut bisa mulai menaikkan harga layanan. Hal ini tentu akan berimbas positif terhadap pendapatan perseroan ke depan.
Baca Juga
Neutra DC Milik Telkom (TLKM) Umumkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Ekosistem AI
Selain faktor tersebut, Niko mengatakan, perseroan terus melanjutkan optimalisasi penggunaan belanja modal. Oleh karena itu, perseroan berencana memangkas jumlah capex terhadap pendapatan menjadi sektiar 17-19%, dibandingkan periode sebelumnya sekitar 22-23%. Dengan demikian penggunaan capex perseroan diharapkan lebih optimal.
Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham TLKM dengan rekomendasi Rp 4.250. Target tersebut mempertimbangkan kebijakan pemerintah baru yang pro-growth.
BRI Danareksa Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih TLKM menjadi Rp 25,82 triliun pada 2025, dibandingkan target tahun ini Rp 23,38 triliun dan realisasi tahun 2023 senilai Rp 24,56 triliun. Pendapatan juga diprediksi naik dari Rp 149,21 triliun tahun 2023 menjadi Rp 152,21 triliun pada 2024 dan Rp 159,26 triliun pada 2025.
Grafik Saham TLKM

