Asing Lanjutkan Net Sell Rp 493,25 Miliar, Saham Market Cap Besar Ini Dibuang
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 493,25 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/9/2024), sebayak 47,6 poin (0,61%) ke level 7.696,92.
Net sell terbanyak melanda tiga saham bank besar ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 459,94 miliar, PT Bank Mandiri TbK (BMRI) Rp 459,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 245,14 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 105,44 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 86,35 miliar.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Tetapkan Dividen Interima Rp 2,42 Triliun, Nilai per Saham Segini
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham PT MD Picutures Tbk (FILM) Rp 745,90 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 78,67 miliar, PT Adaro Mineral Indonesia Tbk (ADMR) Rp 54,59 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 43,67 miliar, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) Rp 40,75 miliar.
Terkait pelemahan indeks akhir pekan ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 0,71%, sektor industry 0,42%, sektor keuangan 0,39%, sektor material dasar 0,30%, sektor consumer non primer 0,28%, dan sektor transportasi 0,21%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor sektor energi 1,10%, sektor property 0,60%, sektor kesehatan 0,22%, dan sektor teknologi 0,14%.
Meski IHSG anjlok, saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat 34,55% menjadi Rp 148 dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menguat 24,44% menjadi Rp 336.
Baca Juga
Pemerintah Ungkap 8 Titik Potensi Energi Angin, Kapasitasnya 1,8 GW
Penguatan juga melanda saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) sebanyak 23,60% menjadi Rp 220, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melesat 22,81% menjadi Rp 700, dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak 19,05% menjadi Rp 5.500.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN), PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), PT Green Power Group Tbk (LABA), dan PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI).

