IHSG Sesi I Terkoreksi dengan Volatilitas Tinggi, tapi Dua Saham Ini ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (26/9/2024), ditutup turun tipis 17,46 poin (0,23%). Volatilitas IHSG tinggi sepanjang sesi dalam rentang 7.673-7.763 dengan nilai transaksi Rp 7,38 triliun.
Koreksi ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 0,41%, sektor industry melemah 0,24%, sektor consumer primer 0,01%. Sebaliknya penguatan tinggi melanda saham sektor property, sektor energi, dan sektor kesehatan.
Baca Juga
Raih Marketing Sales Rp 2,35 Triliun, Begini Prospek dan Target Saham Summarecon (SMRA)?
Meski IHSG melemah, dua saham ini justru menguat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT VOksel Electric Tbk (VOKS) naik 34,74% menjadi Rp 256 dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat 25% menjadi Rp 4.350.
Kenaikan mengesankan juga dicatatkan saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 20,37% menjadi Rp 2.600, PT Teknologi Karya Digital Tbk (TRON) melesat 18,27% menjadi Rp 123, dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) naik 14,81% menjadi Rp 4.420.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Berada di Zona Kenaikan ARPU, Sahamnya bisa ke Level Ini
Sebaliknya tiga saham berikut catatkan penurunan lebih dalam, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW).
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,59 poin (0,48%) menjadi 7.740,90. Penurunan tersebut dimanfaatkan pemodal asing untuk ambil untung yang tercermin dari penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,85 triliun. Penyumbang terbesar dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,67 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 551,86 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 121,32 miliar.
Grafik IHSG

