IHSG kembali Terkoreksi, tapi Tidak dengan Dua Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/10/2024), ditutup melemah sebanyak 21,2 poin (0,28%) hingga kembali ke level di bawah 7.500, tepatnya 7.480,08. Pergerakan indeks dalam rentang 7.467-7.528 dengan nilai transaksi Rp 7,73 triliun.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,78%, sektor property 0,37%, sektor teknologi 0,73%, sektor keuangan 0,10%, dan sektor infrastruktur 0,17%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer 1,85%, sektor consumer non primer 0,22%, dan sektor transportasi 1,43%.
Baca Juga
Lonjakan Segmen Telekomunikasi Berpotensi Dorong Saham Surge (WIFI) ke Level Berikut
Meski IHSG kembali ditutup melemah, dua saham ini catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melesat 34,19% menjadi Rp 208 dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 24,75% menjadi Rp 252.
Penguatan juga melanda saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebanyak 22,67% menjadi Rp 184, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) sebanyak 18,31% menjadi Rp 84, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 18,05% menjadi Rp 6.0450.
Sebaliknya penurunan paling dahsyat melanda saham PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC).
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 55,86 poin (0,74%) menjadi 7.501,28. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 2,53 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 317,03 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) 77,27 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 68,49 miliar.
Koreksi IHSG kemarin sejalan dengan pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor teknologi melemah 0,74%, sektor property 0,75%, sektor keuangan 0,64%, sektor industry 0,59%, sektor material dasar 0,54%, dan sektor energi 0,70.
Grafik IHSG

