IHSG Berhasil Ditutup Rebound 32 Poin, BEI ke Luar dari Cengraman BREN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/9/2024), ditutup rebound sebanyak 32,73 poin (0,42%) menjadi 7.775,73. IHSG berhasil rebound, meskipun saham PT Barito Renewables Energy Tbk ( BREN) ditutup anjlok hingga auto reject bawah (ARB).
Berdasarkan data BEI, saham BREN ditutup kembali ARB dengan penurunan Rp 1.750 (19,83%) menjadi Rp 7.075. BREN satu-satunya saham yang dikendalikan Prajogo Pangestu yang mencatatkan penurunan dalam. Lainnya, seperti PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO) berhasil rebound setelah akhir pekan lalu anjlok terkerek penurunan dalam BREN.
Baca Juga
Sedangkan secara sectoral, penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor energi 1,83%, sektor material dasar menguat 1,84%, sektor teknologi 1,10%, sektor keuangan 0,94%, dan sektor property 0,78%. Sedangkan penurunan melanda saham sektor infrastruktur 1,67%, sektor consumer primer, sektor kesehatan, dan sektor industry.
BEI juga mencatatkan sejumlah saham dengan kenaikan mengesankan hari ini, yaitu saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) melesat 30,97% menjadi Rp 148, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 23,21% menjadi Rp 69, PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) naik 23,08% menjadi Rp 80. Kenaikan juga melanda saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) sebanyak 16,57% menjadi Rp 197 dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat 16,39% menjadi Rp 2.840.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham BREN, saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), dan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE).
Baca Juga
Menkeu: Pemangkasan FFR Ringankan Beban Pembayaran Utang Indonesia
IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 162,39 poin (2,05%) ke level 7.743 akibat kejatuhan saham-saham emiten Prajogo Pangestu. Meski demikian, pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 523,12 miliar.
Kejatuhan saham emiten Prajogo terjadi setelah FTSE Russel membatalkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebagai konstituen baru dalam perhitungan FTSE Global Index-large capital market. Hal ini dipicu atas free float saham yang minim.
Grafik IHSG

