Gara-gara ARB Saham BREN, IHSG Gagal Tembus Level 8.000
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hingga auto reject bawah (ARB) picu penurunan dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal transaksi, Jumat (20/9/2024),sebanyak 155 poin (1,96%) menjadi 7.754.
Berdasarkan data perdagangan saham BREN anjlok ARB Rp 2.200 (19,95%) menjadi Rp 8.825 setelah FTSE Global mengumumkan pembatalan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini dalam perhitungan indeks global kapitalisasi pasar besar. Hal ini dipicu kecilnya kepemilikan saham public.
Baca Juga
Besarnya dalam saham BREN terhadap perhitungan IHSG, karena emiten yang dikendalikan Prajogo ini tercatat sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di BEI lebih dari Rp 1.475 triliun kemarin dan setelah jatuh market cap tersisa Rp 1.180 triliun.
Sedangkan tiga saham dengan penguatan paling pesat hari ini, yaitu saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) meleast hingga ARA 24,68% menjadi Rp 2.880, PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menguat 13% menjadi Rp 330, dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 12% menjadi Rp 105.
Begitu juga dengan IHSG kemarin ditutup menguat pesat 76,25 poin (0,97%) ke level penutupan 7.905,39. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,08 triliun yang didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 557.75 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,95 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 309,06 miliar.
Baca Juga
Gagal Masuk Indeks FTSE Global, Waspadai Pergerakan Saham Barito Renewbales (BREN)
Kenaikan IHSG kemarin terdorong penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur naik 1,25%, sektor property menguat 2,23%, sektor enerig naik 1%, sektor material dasar menguat 1,05%, dan sektor keuangan naik 0,95%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan kesehatan.
Kenaikan makin pesat setelah sejumlah saham kapitalisasi pasar (market cap) besar ini menguat pesat, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat ke level tertinggi baru Rp 10.900, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Grafik IHSG

