ARB Saham BREN Tiga Hari Seret IHSG ke Level Terendah dalam Tujuh Bulan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/5/2024), kembali ditutup anjlok sebanyak 63,4 poin (0,90%) menjadi 6.970,74. Pergerakan indeks bergerak dalam rentang 6.959,23-7.102,22 dengan nilai transaksi Rp 31,39 triliun.
Posisi IHSG 6.970 tercatat sebagai level terendah baru terhitung sejak 17 November 2024 atau level terendah dalam tujuh bulan terakhir.
Baca Juga
Pemicu utama penurunan indeks datang dari pelemahan dari saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) setelah anjlok hingga auto reject bawah (ARB) Rp 900 (9,86%) menjadi Rp 8.225. ARB saham BREN dalam tiga hari berturut-turut menjadi faktor utama penekan IHSG pekan ini. Koreksi juga dipicu atas penurunan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 375 (3,01%) menjadi Rp 12.075.
Sebaliknya tiga saham berikut justru berhasil cetak kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik Rp 34 (34,69%) menjadi Rp 132, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik Rp 22 (33,85%), dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) senilai Rp 315 (24,32%) menjadi Rp 1.610.
Baca Juga
Proyek Jalan Tol IKN Segmen 5A Sudah 83,57%, Waskita Karya Bidik 17 Agustus Sudah Beroperasi
Kemarin, IHSG ditutup terjerembab hingga 106,09 poin (1,49%) menjadi 7.034,14. Pemodal asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) saham dengan total Rp 1,18 triliun. Net sell terbanyak masih melanda saham perbankan, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Berdasarkan data bursa, total net sell empat saham bank besar month to date (mtd) telah mencapai level dari Rp 14 triliun. Nilai net sell BBRI mencapai Rp 7,03 triliun, BMRI Rp 3,77 triliun, BBCA Rp 2,47 triliun, dan BBNI Rp 774,33 miliar.
Grafik IHSG

