Saat IHSG Menuju 8.000, Mandiri Sekuritas Jagokan BBCA dan BTPS
JAKARTA, investortrust.id – Peluang indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/9/2024), masih bergerak bullish continuation setelah ditutup capai level new high kemarin.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menuju level resistance 8.000 hari ini. Sedangkan level support kemungkinan di kisaran 7.820.
Baca Juga
Saham Arkha Jayanti (ARKA) Layak Dilirik, Kinerja Tetap Positif dan Didukung Penurunan Suku Bunga
Di tengah potensi berlanjutnya penguatan tersebut, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli dua saham berikut, yaitu saham BBCA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 10.900 dan saham BTPS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.440.
Laju gerak IHSG juga akan terdorong lompatan bursa saham Wall Street ke level tertinggi baru sepanjang masa, seperit Dow Jones Naik 1,26%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 1,70% dan Nasdaq melesat lebih tinggi mencapai 2,51%.
Begitu juga dengan IHSG kemarin ditutup menguat pesat 76,25 poin (0,97%) ke level penutupan 7.905,39. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,08 triliun yang didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 557.75 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,95 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 309,06 miliar.
Baca Juga
Wall Street Menyala, Dow dan S&P 500 Melesat ke Level Tertinggi Sepanjang Masa
Kenaikan IHSG kemarin terdorong penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur naik 1,25%, sektor property menguat 2,23%, sektor enerig naik 1%, sektor material dasar menguat 1,05%, dan sektor keuangan naik 0,95%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan kesehatan.
Kenaikan makin pesat setelah sejumlah saham kapitalisasi pasar (market cap) besar ini menguat pesat, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat ke level tertinggi baru Rp 10.900, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Grafik IHSG

