Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan BTPS dan PTPP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/8/2024), masih berada di zona pergerakan bullish dalam jangka pendek. Hal ini terlihat setelah breakout resistence 7.595.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa indeks tengah berada di pola pergerakan bullish untuk jangka pendek dan membentuk pola bullish continuation. Sedangkan pergerakan hari ini diperkirakan dalam rentang 7.595-7.700.
Baca Juga
Emiten Pelayaran (HUMI) Milik Tommy Soeharto Beli 2 Kapal Tug Boat
Di tengah peluang bullish jangka pendek, Mandiri Sekuritas menjagokan dua saham ini, saham BTPS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.310 dan saham PTPP direkomendasikan beli dengan target harga Rp 456.
IHSG kemarin ditutup berbalik turun 31,28 poin (0,41%) menjadi 7.627. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,40 triliun. Net buy terbanyak melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 256,98 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 195,68 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 176,58 miliar.
Baca Juga
PGN dan PIS Tandatangani Kontrak Pengangkutan LNG Donggi Senoro
Penurunan indeks kemarin dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 1,38%, sektor kesehatan 0,77%, sektor konsumer non primer 0,50%, sektor transportasi 1,21%, dan sektor keuangan 0,19%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor konsumer.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham masih berhasil pertahankan lompatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Trimitra Goldland Tbk (ATAP) melesat 34% menjadi Rp 67, PT Inter Delta Tbk (INTD) sebanyak 35% menjadi Rp 162, dan PT Pakuan Tbk (UANG) melesat 24,79% menjadi Rp 755.
Grafik IHSG Kemarin

