The Fed Dipangkas 50 Bps, IHSG Dibuka Melesat Dekati Level 7.900
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/9/2024), dibuka melesat sebanyak 57 poin (0,75%) menjadi 7.888. Bahkan, IHSG awal transaksi sempat menyentuh level 7.891.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor property, sektor keuangan, sektor material dasar, sektor infrastruktur, sektor industry, dan sektor energi. Sebaliknya saham sektor kesehatan dan consumer primer turun.
Baca Juga
Barito Renewables (BREN) Menangkan Tender Penambahan Kapasitas 102,6 MW, Bagaimana Sahamnya?
Saat IHSG melesat, saham PT Sumber Energi Makmur Tbk (IOTF) justru melesat sebanyak 25% menjadi Rp 113, bahkan sempat ARA level Rp 124, saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 14% menjadi Rp 108, dan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) menguat 14,87% menjadi Rp 224.
Sebaliknya penurunan besar melanda saham berikut, yaitu saham PT PakuanT bk (UANG), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS).
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 2,63 poin (0,03% menjadi 7.829. Meski demikian, pemodal asing masih gencar catatkan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp 1,42 triliun di seluruh pasar, seperti saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 515,26 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 290,20 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 253,10 miliar.
Baca Juga
Lippo Karawaci (LPKR) Jadi Minoritas, Siloam (SILO) Kini Dikendalikan Perusahaan Asal Singapura
Pelemahan tersebut dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi anjlok 2,59%, sektor infrastruktur 1,33%, sektor consumer primer 1,56%, sektor material dasar 0,55%, dan sektor energi 0,19%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property, kesehatan, industry, keuangan, dan transportasi.
Meski demikian sejumlah saham tetap perkasa hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) melesat 34,48% menjadi Rp 195, PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) menguat 24,83% menjadi Rp 905, dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) menguat 24,58% menjadi Rp 294.

