Pelaku Pasar Obligasi Galau Menanti Rilis Data Pasar Tenaga Kerja AS
JAKARTA, investortrust.id – Pasar sekurnder surat utang domestik dinilai berpotensi menguat, meski lebih rendah dibanding penguatan sebelumnya.
Kemarin, pasar Surat Berharga Negara (SBN) tercatat menguat akibat dampak intervensi Bank Indonesia. Tampak pada yield obligasi berdenominasi rupiah Indonesia tenor 10 tahun (INDOGB 10Y) sebesar 7 bps menjadi 7,04%, 5Y turun 3 bps menjadi 6,85%, dan 2Y turun 3 bps menjadi 6,5%.
Begitu pula dengan yield obligasi berdenominasi dolar tenor 10 tahun (INDON 10Y) yang turun 7 bps menjadi 6,1%. Sementara 5Y turun 6 bps menjadi 5,72% dan 2Y turun 6 bps menjadi 5,51%.
Baca Juga
PTPP Lepas dari Status PKPU Sementara, Proses Bisnis Jalan Terus
Macro Strategist PT Samuel Sekuritas, Lionel Priyadi, mengatakan, ramalan tentang penguatan terbatas harga obligasi dibandingkan kemarin karena investor akan mengambil langkah lebih berhati-hati untuk meminimalkan efek dari kejutan data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
‘’Apabila tingkat pengangguran AS turun lebih dari 3,7% dan nonfarm payrolls naik melebihi 187.000, maka aksi jual di pasar global dan domestik akan berlanjut,’’ paparnya dalam Laporan Riset yang dirilis Jumat (6/10/2023).
Namun kata dia, peluang kejadian sebaliknya bisa terjadi, di mana pasar berpotensi mengalami bullish rally.
Sebagai catatan, nonfarm payrolls adalah statistik yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (U.S. Bureau of Labor Statistics, BLS) setiap bulan di pekan pertama, yang memberikan gambaran jumlah tenaga kerja di sektor-sektor non-pertanian negara tersebut.
Baca Juga
Listing Perdana, Saham Fox Logger (IOTF) Lompat hingga Tembus ARA
Data ini sangat penting dan seringkali memiliki dampak signifikan pada pasar keuangan global. Data ini akan dirilis AS, pukul 19.30 WIB, Jumat malam ini (6/10/2023).
‘’Menurut kami, yield 10Y INDOGB akan kembali turun pada hari ini menuju rentang 6,95-7,05%, disertai konsolidasi rupiah di rentang Rp 15.550-15.650 per USD,’’ urainya.
Adapun rekomendasi Samuel untuk pasar obligasi yaitu surat utang FR0040, FR0050, FR0068, FR0100.

