Saham BSI (BRIS) Melesat hingga Lewati Target Harga Sejumlah Sekuritas, Bakal Cetak Rekor Baru?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI lanjutkan penguatan dalam sebulan terakhir hingga pergerakan harganya bertengger di atas Rp 3.000 pada perdagangan sesi I intraday Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/9/2024). Level tersebut menjadi harga tertinggi saham BRIS terhitung sejak pertengahan Janauari 2021.
Berdasarkan histori pergerakan harga sahamnya, BRIS terakhir bertengger di atas level Rp 3.000 terjadi pada Januari 2021 dengan level penutupan tertinggi Rp 3.680 pada 13 Januari 2021. Sedangkan level intraday tertinggi Rp 3.890 pada 13 Januari 2024.
Baca Juga
BSI (BRIS) Ungguli Bank Papan Atas, Bagaimana dengan Potensi Sahamnya?
Sedangkan dalam sebulan terakhir, saham BRIS telah melesat lebih dari 17%. Pengutan saham BRIS tercatat yang paling tinggi di antara bank BUMN ditambah BBCA. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI naik 11,40%, saham BBTN naik 11,11%, saham BBNI naik 7%, saham BMRI naik 4,26%, dan saham BBCA menguat 1,7%.
Sedangkan hingga pukul 09.26 WIB, saham BRIS telah melesat Rp 260 (9,09%) menjadi Rp 3.120. Saham bank syariah terbesar di Tanah Air ini bergerak dalam rentang Rp 2.850-3.150 dalam 30 menit ditransaksikan di BEI.
Lalu, bagaiman porpsek selanjutnya setelah saham BRIS melesat tinggi dalam sebulan terakhir? Analis Sinarmas Sekuritas Ivan Purnama Putera mengatakan, BRIS tercatat sebagai bank papan atas dengan tingkat pertumbuhan laba bersih paling pesat pada paruh pertama tahun ini. Realisasi laba tersebut sudah sewsuai dengan 53% dari target yang ditetapkan Sinarmas Sekuritas.
Hal ini mendorong Sinarmas Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BRIS dengan target harga Rp 3.130 per saham. Target tersebut menggambarkan perkiraan PB tahun 2025 sekitar 2,8 kali.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas meneargetkan kenaikan laba bersih BRIS menjadi Rp 6,42 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 5,70 triliun. Total pendapatan bagi hasil diharapkan meningkat dari Rp 23,15 triliun menjadi Rp 25,90 triliun.
Sedangkan Maquarie Sekuritas merevisi naik rekomendasi saham BRIS dari netral menjadi beli dengan target harga Rp 3.310. Sebaliknya target saham BRIS dari BRI Danareksa Sekuritas Rp 2.700 telah terlampaui.
Grafik Saham BRIS

