IHSG Dibuka Melambung, Saham BMAS dan PKPK Langsung ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/9/2024), dibuka Kembali melesat sebanyak 30 poin (0,39%) menjadi 7.845. Bahkan, IHSG sempat sentuh rekor tertinggi intraday 7.854.
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperit saham sektor teknologi, sektor consumer primer, sektor material dasar, keuangan, infrastruktur, property, dan kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi.
Baca Juga
Di tengah penguatan IHSG, dua saham ini langsung melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) menguat 25% menjadi Rp 725 dan PT Perdana Karya Tbk (PKPK) naik 24,79% menjadi Rp 755.
Kenaikan juga melanda saham PT Esta Multi usaha Tbk (ESTA) sebanyak 15,69% menjadi Rp 117 dan PT Kurniamitra Duta Sentosa TbK (KMDS) naik 6,43% menjadi Rp 745.
Baca Juga
Bos PGEO Sebut Percepatan Pengembangan Panas Bumi Kunci Mewujudkan NZE 2060
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII).
IHSG pekan lalu atau periode 9-13 September 2024 kembali catatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa 7.812,13. Rata-rata nilai transaksi harian bersa juga melesat 40,10% menjadi Rp 14,98 triliun, dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya senilai Rp 10,69 triliun. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih cemerlang capai Rp 17,95 triliun, sehingga total net buy saham di BEI year to date (ytd) telah mencapai Rp 51,40 triliun.
Lompatan indeks tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI melesat sebanyak 4,46% menjadi Rp 13,390 sepekan ini. Nilai tersebut merupakan pencapaian paling besar bursa sepanjang masa, dibandingkan rekor sebelumnya Rp 13,384 triliun pada Kamis (12/9/2024).

