Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan Saham BRIS dan CMRY
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/9/2024), diproyeksikan bergerak rentang support 7.720 dan resistance 7.850.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG sudah berhasil ke luar dari pergerakan sideways untuk jangka pendek setelah breakout level 7.754. Sedangkan dalam jangka menengah, IHSG diprediksi bergerak dalam rentang 7.595-7.900.
Baca Juga
Melesat lebih dari 100%, Saham FMII, HOMI, dan MLPT Akhirnya Disuspensi
Hari ini, Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli dua saham ini, yaitu saham BRIS dengan target harga Rp 2.800 dan saham CMRY dengan target harga Rp 5.475.
Laju IHSG juga akan terpangaruh dengan lompatan bursa saham Wall Street semalam, khususnya saham teknologi Nasdaq. Dow Jones naik 0,31%. Begitu juga dengan Nasdaq terbang 2,17% dan indeks S&P500 melesat 1.07%.
IHSG kemarin ditutup turun tipis 0,43 poin menjadi 7.760. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 231,02 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 316,67 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 211,78 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 103,94 miliar.
Baca Juga
Koreksi indeks kemarin dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor konsumer primer turun 2,24%, sektor industri melemah 0,45%, sektor infrastruktur 0,45%, sektor energi 0,24%, dan sektor kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, properti, transportasi, keuangan, dan material dasar.
Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham berikut malah ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 25% menjadi Rp 3.600, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,41% menjadi Rp 316, PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 24,56% menjadi Rp 710.
Grafik IHSG

