Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan Saham ISAT dan CMRY
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/9/2024), diproyeksikan bergerak mendatar atau sideways. Hal ini setelah indeks membentuk pola rectangle area.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa indeks diperkirakan bergerak dalam rentang 7.595-7.726. Sedangkang dalam jangka menengah potensi pergerakan indeks masih cerah dengan rentang peluang pergerakan 7.490-7.750.
Baca Juga
Saham dan Waran Royalindo (INDO) Layak Dilirik Didukung Kenaikan Laba dan Kas Jumbo
Mandir Sekuritas juga menjagokan dua saham ini sepanjang hari ini, yaitu saham ISAT direkomendasikan beli dengan target harga Rp 10.900 dan saham CMRY direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.250.
Gerak IHSG juga bakal terpengaruhi penguatan tipis Dow Jones semalam sebanyak 0,093%. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq masih lanjutkan penurunan masing-masing 0,16% DAN 0,30% sepanjang semalam.
Kemarin, IHSG ditutup naik sebanyak 56,38 poin (0,74%) menjadi 7.672,38. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 151,62 miliar di seluruh pasar, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 178,14 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 174,22 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 165,24 miliar.
Baca Juga
OJK Perkuat Pengawasan untuk Lindungi Konsumen di Aset Digital, Ini Respons Pedagang Aset Kripto
Penguatan tersebut terdorong penguatan sejumlah sektor saham, saham sektor konsumer primer 2,76%, sektor kesehatan 1,61%, sektor infrastruktur 1,11%, sektor keuangan 0,75%, dan sektor properti 0,99%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor material dasar, dan sektor energi.
Saat IHSG melesat, delapan saham ini cetak auto reject atas (ARA) dengan penguatan hampir mencapai 35%. Di antaranya, PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,59% menjadi Rp 214, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik 34,31% menjadi Rp 184, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) melesat 34,31% menjadi Rp 184.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 34,44% menjadi Rp 242 dan PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 34,43% menjadi Rp 246. ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) sebanyak 35% menjadi Rp 900, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,37% menjadi Rp 296, dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menguat 19,68% menjadi Rp 7.450.
Grafik IHSG

