Bagikan

Valuasi Rendah! Potensi Cuan Saham Pelayaran Tamarin (TAMU) Terbuka Lebar

JAKARTA, investortrust.id– Harga saham PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) level Rp 19 per saham dinilai sudah tak mencerminkan fundamental, seiring dengan  lompatan laba tahun berjalan senilai US$ 8,04 juta atau hampir Rp 124 miliar pada semester I-2024, dibandingkan rugi tahun berjalan periode sama tahun lalu US$ 439,42 ribu.

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/9/2024), saham TAMU ditransaksikan level Rp 19 per saham. Saham TAMU saat ini juga masih ditransaksikan di papan pemantauan khusus (BEI). Dengan harga tersebut, saham TAMU ditransaksikan dengan PER sekitar 2,69 kali dan PBVR sekitar 1,27 kali. Dengan demikian harga saham saat ini sudah tak mencerminkan fundamental perseroan.

Baca Juga

Ada Saham Emiten (TAMU) di Papan Pemantauan Khusus Terbang 500% Sebulan, Ternyata Labanya Pesat  

Jika dirunut kembali faktor penopang pertumbuhan kinerja keuangan TAMU berasal dari lompatan kinerja operasional. Di antaranya pendapatan melesat dari US$ 6,50 juta pada semester I-2023 menjadi US$ 15,64 juta pada semester I-2024. Hal ini membuat potensi penguatan harga saham TAMU terbuka, bahkan diharapkan bisa keluar dari PPK BEI.

Perseroan juga berhasil menekan kenaikan beban pokok penjualan, sehingga laba kotor melesat dari US$ 428 ribu menjadi US$ 8,5 juta. Begitu juga dengan beban umum berhasil dipangkas, sehingga laba usaha meningkat pesat dari US$ 140 ribu menjadi US$ 8,33 juta. Beban keuangan juga bisa ditekan dari US$ 590 ribu menjadi US$ 545 ribu. Sedangkan EBITDA melesat hampir empat kali lipat dari US$ 3,68 juta menjadi US$ 12,12 juta.

Baca Juga

IHSG Sesi I Cetak ATH hingga Tiga Saham Melesat ARA

TAMU merupakan perusahaan pelayaran yang dikendalikan PT Andalan Lepas Pantai dengan kepemilikan 80% saham dan sisanya dikuasai masyarakat sebanyak 20% saham.

Berdasarkan data, saham TAMU sempat mencapai rekor tertinggi dalam setahun level Rp 42 per saham pada 28 Agustus. Namun sejak capai harga tersebut, saham TAMU lanjutkan penurunan hingga hari ini ke level Rp 19 per saham.

Grafik Saham TAMU

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024