IHSG Sesi I Melesat Cetak Rekor ATH, Saham ARA Bertebaran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (6/9/2024), ditutup melesat ke level tertinggi baru (all time high/ATH) dengan penguatan 50,45 poin (0,66%) menjadi 7.731,49. Pergerakan indeks dalam rentang 7.678-7.754.
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor keuangan 1,74%, sektor kesehatan 0,91%, sektor material dasar 0,46%, sektor konsumer non primer 0,35%, dan sektor teknologi 0,33%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur, konsumer primer, properti, dan energi.
Baca Juga
Bertambah, Ekspor Listrik Rendah Karbon RI ke Singapura Jadi 3,4 GW
Seiring dengan lompatan IHSG ke ATH, beberapa saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 34,51% menjadi Rp 191, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menguat 34,38% menjadi Rp 129, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,86% menjadi Rp 462.
ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) sebanyak 24,79% menjadi Rp 302 dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 24,61% menjadi Rp 476. Begitu juga dengan saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) sebanyak 19,89% menjadi Rp 10.700.
Baca Juga
Ada Pengendali Agresif Tambah Saham Puri Sentul (KDTN), Saham Publik Terus Susut
Kemarin, IHSG naik tipis 8,14 poin (0,11%) menjadi 7.681 dengan nilai transaksi Rp 9 triliun. Pemodal asing lagi-lagi catatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 736,80 miliar didominasi saham BBNI, BMRI, INDF, BBCA, dan BBRI.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor keuangan 1,39%, sektor konsumer non primer 1,63%, sektor konsumer primer 1,27%, sektor properti 1,72%, dan sektor industri 0,33%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, energi, material dasar, dan teknologi.
Grafik IHSG

