IHSG Cenderung Lanjutkan Penguatan, Simak Dua Saham Pilihan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/9/2024), diperkirakan rebound ke area resisten 7.726. Peluang tersebut didukung keberhasilan indeks rebound kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan potensi rebound dalam jangka pendek tetap terbuka. Jika berhasil breakout 7.726, IHSG terbuka peluang lanjutkan bullish ke area 7.800-8.000.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham CTRA dengan target harga Rp 1.430-1.500 dan SMIL dengan target harga Rp 282-300. Sebaliknya saham INTP dan MEDC direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan tipis Dow Jones semalam sebanyak 0,093%. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq masih lanjutkan penurunan masing-masing 0,16% DAN 0,30% sepanjang semalam.
Baca Juga
Wilton Makmur (SQMI) Bidik Produksi 500 Ton Emas per Hari, Ini Update Ciemas Gold Project
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 56,38 poin (0,74%) menjadi 7.672,38. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 151,62 miliar di seluruh pasar, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 178,14 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 174,22 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 165,24 miliar.
Kenaikan IHSG tersbeut didukung penguatan sejumlah sektor saham, saham sektor konsumer primer 2,76%, sektor kesehatan 1,61%, sektor infrastruktur 1,11%, sektor keuangan 0,75%, dan sektor properti 0,99%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor material dasar, dan sektor energi.
Saat IHSG melesat, delapan saham ini cetak auto reject atas (ARA) dengan penguatan hampir mencapai 35%. Di antaranya, PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,59% menjadi Rp 214, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik 34,31% menjadi Rp 184, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) melesat 34,31% menjadi Rp 184.
Baca Juga
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 34,44% menjadi Rp 242 dan PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 34,43% menjadi Rp 246. ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) sebanyak 35% menjadi Rp 900, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,37% menjadi Rp 296, dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menguat 19,68% menjadi Rp 7.450.
Sebaliknya koreksi paling dalam hari ini melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Pembangunan Graha Lestari Tbk (PGLI), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW). Koreksi KARW tercatat yang pertama sejak awal tahun 2024.
IHSG kemarin terjerembab sebanyak 78,01 poin (1,01%) menjadi 7.616,52. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 116,83 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 330,43 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 71,35 miliar, dan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) Rp 56,39 miliar.
Grafik IHSG

