Asing Catat Net Buy Rp 151,62 Miliar, Saham BBCA, BREN hingga BMRI Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 151,62 miliar di seluruh pasar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/9/2024), sebanyak 56,38 poin (0,74%) menjadi 7.672,38.
Net buy terbanyak melanda saham dengan market cap terbesar ini, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 178,14 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 174,22 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 165,24 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 50,11 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 39,63 miliar.
Baca Juga
Berkah Bertemu Paus Fransiskus, Saham Emiten Prajogo (BREN) Ini Langsung Terbang ke Level Tertinggi
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 333,14 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 53,18 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 38,23 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 25,50 miliar, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 19,01 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, saham sektor konsumer primer 2,76%, sektor kesehatan 1,61%, sektor infrastruktur 1,11%, sektor keuangan 0,75%, dan sektor properti 0,99%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor material dasar, dan sektor energi.
Saat IHSG melesat, lima saham ini cetak auto reject atas (ARA) dengan penguatan hampir mencapai 35%. Di antaranya, PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,59% menjadi Rp 214, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik 34,31% menjadi Rp 184, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) melesat 34,31% menjadi Rp 184.
Baca Juga
Jeblok Lebih dari 4%, Nikkei Alami Hari Terburuk sejak Awal Agustus
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 34,44% menjadi Rp 242 dan PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 34,43% menjadi Rp 246. ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) sebanyak 35% menjadi Rp 900, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,37% menjadi Rp 296, dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menguat 19,68% menjadi Rp 7.450.
Sebaliknya koreksi paling dalam hari ini melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Pembangunan Graha Lestari Tbk (PGLI), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW). Koreksi KARW tercatat yang pertama sejak awal tahun 2024.
Grafik IHSG

