Target Saham Direvisi Naik, Japfa (JPFA) Ditopang Kenaikan Margin Segmen Pakan
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) direvisi naik, seiring dengan ekspektasi bisnis pakan ternak lanjutkan peningkatan profitabilitas didukung penurunan harga bahan baku.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik asumsi target pertumbuhan pendapatan perseroan tahun 2024 menjadi 7,6%. Begitu juga dengan margin EBITDA diperkirakan tetap kuat di tengah penurunan harga bahan baku pakan ternak tersebut.
Baca Juga
Diprediksi Pulih, Begini Prospek dan Target Harga Saham CPIN, JPFA, dan MAIN
“Kondisi tersebut mendorong kami untuk merevisi naik target harga saham JPFA dari semula Rp 1.500 menjadi Rp 1.800 dengan rekomendasi dipertahankan beli,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dalam riset terakhir yang diterbitkan, kemarin.
Dia mengatakan, tren penurunan harga bahan baku sudah terlihat dari realisasi kinerja keuangan JPFA selama kuartal III-2023 hingga membuat raihan laba kuartal tersebut di atas perkiraan. Sedangkan margin operasional bisnis pakan ternak berhasil naik menjadi 8,7% hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu 8,2%.
Bahkan, kata dia, laba operasional segmen pakan ternak mencapai puncak tertingginya dalam beberapa kuartal terakhir setelah dicatatkan Rp 835 miliar. Angka tersebut lebih tinggi 8,4%% dari periode sama tahun lalu dan naik 7,3% dari kuartal II-2023.
BRI Danareksa Sekuritas juga memperkirakan bahwa harga pembelian bahan baku cenderung stabil hingga tahun depan. Hal ini menjadikan tingkat pertumbuhan keuntungan dari segmen tersebut tetap kuat sampai akhir tahun. Sedangkan segmen penggemukan ayam dan anak ayam (DOC) diprediksi belum pulih hingga tahun depan.
Baca Juga
IHSG Akhir 2023 Diprediksi Tembus 7.100, Empat Sektor Ini Jadi Andalan
Revisi naik target harga saham JPFA tersebut juga mempertimbangkan valuasi saham ini dinilai terlalu murah. Saat ini, saham JPFA ditransaksikan dengan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 7,4 kali.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 1,75 triliun tahun ini dan diharapkan kembali meningkat menjadi Rp 1,90 tirliun pada 2024, dibandingkan realisasi tahun 2022 senilai Rp 1,43 triliun.
Estimasi Kinerja Keuangan JPFA

