Net Sell Rp 846,17 Miliar, Asing Kembali Lepas Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 846,17 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/2/2024), sebanyak 11,28 poin (0,15%) menjadi 7.283,82.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 195,92 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 118,80 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 64,23 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 48,27 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 45,65 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 37,21 miliar, PT Buana Lintas Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp 17,41 miliar, PT VKTR Teknologi Tbk (VKTR) Rp 16,61 miliar, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 16,27 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 15,99 miliar.
Koreksi IHSG dipengaruhi atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham material dasar 1,39%, sektor kesehatan 1,62%, sektor teknologi 0,42%, sektor properti 0,38%, dan sektor konsumer non primer 0,21%.
Baca Juga
Sah! MIND ID Pegang Mayoritas Saham Vale Indonesia, Harga Rp 3.050 per Lembar
Sedangkan kenaikan melanda saham sektor industry 0,31%, sektor keuangan 0,13%, sektor energi 0,19%, sektor transpor0tasi 0,04%, dan sektor infrastruktur 0,03%.
Walaupun IHSG melemah, kedua saham berikut ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Kedaung Indah Tbk (KICI) naik Rp 38 (34,23%) menjadi Rp 149. Penguatan juga melanda saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 41 (23,98%) menjadi Rp 212, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) naik Rp 115 (22,55%) mnenjadi Rp 625, PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 19 (20,88%) menjadi Rp 110, dan PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) naik Rp 76 (23,6%) menjadi Rp 398.

