IHSG Melesat nyaris Sentuh 7.600, Banyak Saham Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/8/2024), kembali dibuka melesat ke level tertinggi baru (all time high/ATH) sebanyak 57 poin (0,74%) menjadi 7.592. Bahkan, IHSG sempat melesat nyaris sentuh 7.600, tepatnya 7.594.
Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG telah menguat 40 poin didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, sektor konsumer non primer, sektor kesehatan, sektor teknologi, sektor infrastruktur. Sebaliknya saham sektor industri, transportasi, dan material dasar turun.
Baca Juga
Jelang Merger, Smartfren (FREN) bisa Jadi Pilihan dari Daftar Saham PPK
Di tengah pengutan IHSG, sejumlah saham ini kembali torehkan lompatan harga, seperti saham PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 26% menjadi Rp 80, PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 20,45% menjadi Rp 795, dan PT Vicotria Investama Tbk (VICO) melesat 18,57% menjadi Rp 166.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), dan PT Charnic Capital Tbk (NICK).
Kemarin, IHSG kembali ditutup ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) setelah menguat 67,15 poin (0,90%) menjadi 7.533,98. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,66 triliun.
Baca Juga
Emas Dunia Sentuh Rekor, Harga Emas Antam Malah Diskon Rp 4.000 per Gram
Net buy terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 681,64 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 337,90 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 329,53 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 126,72 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 116,24 miliar.
Kenaikan IHSG ke level tertinggi baru tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 1,65%, sektor keuangan 1,60%, sektor kesehatan 1,25%, sektor industri 0,99%, sektor infrastruktur 0,90%.

