Sempat Terbang Nyaris 400%, Kini Saham Era Media (DOOH) Anjlok Drastis
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE melorot dalam beberapa hari terakhir setelah mencapai level penutupan tertinggi Rp 238 pada 25 Oktober 2023.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/11/2023), saham DOOH kembali ditutup anjlok Rp 14 (9,72%) menjadi Rp 130. Jika mengacu pada level tertinggi Rp 238, harga saham DOOH telah melorot sebanyak 43,47 poin dalam tiga pekan terakhir.
Baca Juga
Suspensi Dibuka, Saham Era Media (DOOH) Masuk Pemantauan Khusus
Padahal, saham DOOH sempat melesat pesat sejak awal September hingga akhir Oktober 2023. Bahkan, Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai menghentikan sementara transaksi saham DOOH hingga dua kali akibat lonjakan harga tersebut dan memasukkan dalam pemantauan khusus.
Berdasarkan data, saham DOOH melesat dari level Rp 50 pada 5 September 2023 menjadi Rp 238 pada penutupan perdagangan saham 25 Oktober 2023 atau terjadi lonjakan 376% hanya dalam dua bulan.
Sebelumnya, Emiten periklanan, SSPACE (DOOH) membidik pendapatan Rp 150 miliar pada penghujung tahun 2023. Target ini seiring dengan langkah perseoan yang terus memacu pangsa pasarnya.
Baca Juga
Dorong Transaksi, Valbury Asia Futures Perkenalkan Kontrak Mikro
Hingga kuartal III-2023, pendapatan DOOH tercatat sebesar Rp 136,91 meningkat melonjak 403,4% year on year dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 25,81 miliar.
Direktur Utama DOOH Vicktor Aritonang mengatakan, omzet yang meningkat dan sebaran klien periklanan yang semakin banyak dan beragam, membuat DOOH terus menerus berinovasi untuk memberikan efektivitas dan efisiensi dalam bisnis periklanan. “DOOH berharap bisa terus menjadi kolaborator dan akselerator bagi industri periklanan Indonesia,” katanya.

