Melesat 18,7%, Laba BRI (BBRI) Nyaris Sentuh Rp 30 Triliun di Semester I-2023
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berhasil mencetak lonjakan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 29,42 triliun pada semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 24,78 triliun.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Mendekati Resistence 6.970, BRIDS Jagokan Saham Ini
Laporan keuangan BRI yang dipublikasikan, Rabu (30/8/2023), menyebutkan pertumbuhan pesat laba tersebut didukung kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) senilai Rp 65,54 triliun, tumbuh 1,44% (yoy) daru periode sama tahun lalu Rp 64,61 triliun.
Kenaikan laba bersih juga disumbangkan pertumbuhan penyaluran kredit BRI Group pada paruh pertama 2023. Secara konsolidasi, kredit dan pembiayaan yang yang dikucurkan bank yang fokus UMKM ini naik 5,54% menjadi senilai Rp 1.20 triliun.
Baca Juga
Beban Bunga Lebih Rendah dari Perkiraan, Target Saham Jasa Marga (JSMR) Direvisi Naik
Penyaluran kredit tersebut terutama didukung segmen UMKM mencapai Rp 1,01 triliun. Dari segmen ini, kredit skala mikro tumbuh dua digit 11,41% hingga semester I-2023. Pertumbuhan kredit mikro yang tinggi ini tak lain dikerek oleh kinerja Holding Ultramikro (UMi) yang menempatkan BRI sebagai induk, serta PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) jadi anggota.

