Asing Net Buy Rp 770,25 Miliar, Dua Bank Besar Ini Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 770,25 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/8/2024) atau perdagangan hari terakhir pekan ini, sebanyak 22,59 poin (0,30%) menjadi 7.432.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 232,67 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 214,79 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 153,30 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 79,99 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 78,66 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 69,71 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 32,61 miliar, PT Sarana Menara Infrastructure Tbk (TOWR) Rp 22,94 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 17,85 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 16,75 miliar.
Terkait penguatan indeks jelang HUT RI ke-79 ini didukung kenaikan seluruh sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer 0,85%, sektor industri 0,88%, sektor energi 0,70%, sektor infrastruktur 0,81%, dan sektor keuangan 0,30%.
Baca Juga
Bank Jago (ARTO) dan Bank Neo (BBYB) Jadi Saham Bank Digital Pilihan Teratas
Sejalan dengan penguatan IHSG, sejumlah saham ditutup melesat. Tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) melesat 24,89% menjadi Rp 1.380, PT Charnic Capital Tbk (NICK) melesat 25% menjadi Rp 535, dan PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik 24,56% menjadi Rp 364.
Penguatan lainnya datang dari saham PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) melesat 22,02% menjadi Rp 1.330 dan PT Green Power Group Tbk (LABA) melesat 15,91% menjadi Rp 306.

