Akhirnya! IHSG Cetak Rekor ATH 7.436, Saham Emiten Prajogo Ikut Andil
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/8/2024), akhirnya berhasil cetak rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) level 7.436,04. Rekor tersebut dicapai berkat penguatan indeks secara beruntun dalam empat hari terakhir.
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di BEI, hari ini, IHSG ditutup melesat 79,4 poin (1,08%) menjadi 7.436,04. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari dalam rentang 7.356-7.445 dengan nilai transaksi Rp 9,74 triliun. Penguatan tersebut menjadi rekor baru sepanjang masa IHSG atau mengalahkan rekor penutupan sebelumnya pada 13 Maret 2024 level 7.433. Sedangkan rekor tertinggi intraday 7.475 juga terjadi di tanggal yang sama.
Baca Juga
Investasi di IKN dan Antenna Sharing Jadi Katalis Positif Mitratel (MTEL)
Penguatan indeks hingga pecahkan rekor hari ini ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer melesat 2,42%, sektor infrastruktur naik 1,51%, sektor material dasar naik 1,27%, sektor keuangan bangkit 0,81%, dan sektor teknologi menguat 0,74%.
Rekor indeks hari ini juga didukung kebangkitan saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu yang nota bene penyumbang kapitalisasi pasar (market cap) besar, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 4,76% menjadi Rp 8.800, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 1,19% ke rekor penutupan tertinggi baru Rp 10.625, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 7,14% menjadi Rp 1.125, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 1,85% menjadi Rp 8.250, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 1,16% menjadi Rp 8.700.
Sedangkan lima saham dengan penguatan paling pesat saat IHSG cetak rekor tertinggi, yaitu saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) kembali ditutup naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 1.030 (25%) menjadi Rp 5.150. Saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) kembali menguat Rp 50 (18,80%) menjadi Rp 316, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) naik Rp 14 (17,72%) menjadi Rp 93, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik Rp 17 (13,93%) menjadi Rp 139, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat Rp 11 (13,58%) menjadi Rp 92.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas Revisi Target IHSG 2024, Tapi 8 Saham Ini Tetap Pilihan Teratas
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Multitrend Indo Tbk (BABY), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Haloni Janes Tbk (HALO).
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 59,02 poin (0,81%) menjadi 7.356,65. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 484,13 miliar diidominasi tiga saham bank ini, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 239,69 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 138,23 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 40,70 miliar.
Grafik IHSG dalam 5 Tahun

