IHSG Sesi I Cetak ATH! Dibantu Lompatan Saham Emiten Prajogo
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (28/8/2024), ditutup melesat ke level tertinggi baru atau all time high (ATH) dengan kenaikan 27,95 poin (0,37%) menjadi 7.625,83.
Faktor utama pengerek IHSG hari ini datang dari lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu. Kenaikan paling pesat dicatatkan saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Baca Juga
BSDE Ungkap Perkembangan Proses Akuisisi Saham Suryamas (SMDM)
Sedangkan sektor saham dengan penguatan paling pesat datang dari sektor properti dengan kenaikan 3,59% terdorong lompatan harga saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten yang dikendalikan Aguan dan Salim, sebanyak 11,65% menjadi Rp 7.425. Sektor Konsumer primer naik 1,22%, sektor energi naik 1,70%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, konsumer non primer, dan sektor kesehatan.
Sedangkan dua saham ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) pada penutupan sesi I, yaitu saham PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melesat 34,40% menjadi Rp 168 atau telah ARA dua hari beruntun. Shaam PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) melambung 34,29% menjadi Rp 94.
Penguatan mencengangkan juga melanda saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 26,79% menjadi Rp 71, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) naik 20,83% menjadi Rp 87, PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) melesat 19,16% menjadi Rp 510.
Baca Juga
Saham Barito Renewables (BREN) Balik ke Atas Rp 10.000, Simak Sentimen Penopang Ini
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dalam melanda saham PT Natura City Developments Tbk (CITY), PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN), PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM), dan PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE).
Kemarin, IHSG terokresi tipis 8,32 poin (0,11%) menjadi 7.597,88. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 543,96 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 284,85 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,75 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 157,21 miliar.
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan turun 0,73%, sektor teknologi 0,26%, sektor material dasar 0,08%, dan sektor 0,02%. Sebaliknya penguatan pesat melanda saham sektor properti 1,28%, sektor konsumer primer 1,15%, sektor industri 0,70%, dan sektor energi0,26%.
Grafik IHSG

