IHSG Sepekan: Sempat Anjlok 4% Sehari hingga Bangkit dan Net Buy Asing Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan ini turun sebanyak 0,70% menjadi 7.256,99. Meski turun, penurunan tersebut tergolong rendah, dibandingkan awal pekan yang sempat melorot hingga 4% ke bawah level 7.000.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan indeks memicu penurunan kapitalisasi pasar sebanyak 0,87% dari Rp 12.410 triliun menjadi Rp 12.302 triliun. Penurunan ini juga dipengaruhi atas koreksi sebanyak 488 saham pekan ini. Sisanya sebanyak 217 saham naik dan sebanyak 234 saham ditutup stagnan.
Baca Juga
IHSG Akhirnya Anjlok 3,40%, Tiga Sektor Saham Ini Jatuh lebih dari 4%
Meski IHSG turun disertai dengan penurunan kapitalisasi pasar, pemodal asing terpantau justru kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,10 triliun pekan ini. Angka tersebut menunjukkan penurunan dari posisi net buy saham oleh pemodal asing pekan lalu senilai Rp 2,78 triliun.
Sedangkan pada penutupan jelang akhir pekan ini, Jumat (9/8/2024), IHSG ditutup naik 61,88 poin (0,86%) menjadi 7.257. Penguatan ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 1,61%, sektor industru 1,11%, sektor konsumer primer 0,80%, sektor infrastruktur 0,85%, dan sektor transportasi 0,81%.
Baca Juga
Saat Harga Saham dan Kinerja Turun, Dua Investor Ini Agresif Tambah Saham Astrindo (BIPI), Ada Apa?
Di tengah penguatan indeks, tiga saham ini catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT SLJ Global Tbk (SULI) naik Rp 30 (34,09%) menjadi Rp 118, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) melesat Rp 104 (25%) menjadi Rp 520, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 120 (25%) menjadi Rp 600.
Kenaikan juga melanda sejumlah saham lainnya, yaitu saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) naik Rp 8 (12,90%) menjadi Rp 70 dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melesat Rp 8 (11%) menjadi Rp 80.
Grafik IHSG

