Melesat 2,41%, IHSG Sepekan Sempat Sentuh Rekor Tertinggi Baru dan Net Buy Asing Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan ditutup melesat 2,41% menjadi 7,432,09. Bahkan, IHSG sempat sentuh rekor tertinggi baru 7.460 pekan ini.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sebanyak 509 saham. Sedangkan sisanya sebanyak 224 saham ditutup mendatar dan sebanyak 206 saham ditutup melemah. Saham dengan penyumbang terbesar terhadap penguatan adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Baca Juga
Reli Wall Street Berlanjut, S&P 500 Catat Pekan Terbaik Sepanjang 2024
Sebaliknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) penekan utama IHSG pekan ini.
Secara sektor, data BEI menyebutkan, kenaikan indeks ditopang penguatan seluruh sektor saham. Penyumbang terbesar datang dari saham sektor consumer primer dengan kenaikan 8,88%, sektor energi naik 5,77%, sektor teknologi menguat 3,98%, sektor infrastruktur 3,44%, sektor transportasi 4,71%, dan sektor keuangan 2,08%.
Baca Juga
Didukung Sentimen Positif, Nikkei Jepang Jadi Motor Kenaikan Pasar Saham Asia
Penguatan IHSG juga didorong massifnya pembelian saham oleh investor asing bernilai Rp 2,94 triliun pekan ini atau meningkat dari pekan lalu hanya Rp 1,10 triliun. Net buy terbanyak pekan ini melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 936,68 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 778,20 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 279,87 miliar.
Grafik IHSG

