William Tanuwijaya Lepas 3,72 Miliar Saham GOTO, Saham Publik Terus Bertambah
JAKARTA, investortrust.id – William Tanuwijaya, mantan direktur PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sekaligus pendiri Tokopedia, kembali mengurangi kepemilikan saham di GOTO. Dirinya melepas sebanyak 3,72 miliar saham GOTO sepanjang Juli 2024.
Aksi pengurangan saham tersebut menjadikan total saham GOTO seri A yang dikuasai William Tanuwijaya berkurang dari sebelumnya 8,36 miliar (0,70%) menjadi 4,36 miliar (0,39%) saham. Sedangkan saham seri B GOTO miliknya tetap mencapai 12,56 miliar saham atau setara dengan 1,05%.
Baca Juga
Penjualan tersebut menjadikan total saham GOTO seri A yang dikuasai investor public meningkat dari sebelumnya 936,09 miliar (77,92%) menjadi 939,81 miliar (78,23%) saham. Aksi ini menjadi saham public GOTO kian membanjiri perdagangan saham di BEI, dibandingkan posisi akhir tahun 2023 hanya 71,24% atau telah terjadi penambahan sebanyak 6,68 year to date (ytd) 2024.
Penjualan tersebut berbanding terbali dengan posisi Juni 2024, William Tanuwijaya terpantau justru menambah kepemilikan sebanyak 1,06 miliar saham GOTO pada Juni 2024. Aksi tersebut menjadikan total saham miliknya bertambah dari 7,29 miliar menjadi 8,36 miliar saham seri A.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham per 31 Juli 2024, William Tanuwijaya terpantau satu-satunya pemegang saham yang mengurangi kepemilikan di bulan tersebut. Sedangkan pemegang saham lainnya masih mempertahankan persentase kepemilikan sahamnya.
Sebaliknya jumlah pemegang saham GOTO berkurang menjadi 366,453 pihak per akhir Juli 2024, dibandingkan posisi akhir Juni 2024 sebanyak 366,550 pihak. Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di BEI hari ini, saham GOTO ditutup naik 2% menjadi Rp 51 per saham.
Baca Juga
Rugi Bersih GOTO Terpangkas 62%, On Track Menuju Profitabilitas
Sebelumnya, GOTO telah mengumumkan rencana rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 30 Agustus 2024. Sejumlah agenda yang bakal dibahas adalah persetuan peningkatan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak-banyaknya 10%.
Agenda RUPSLB selanjutnya persetujuan atas rencanana pengurangan modal perseroan dengan cara menarik kembali seluruh saham treasuri perseroan yang berasal dari saham yang dibeli kembali perseroan per 31 Desember 2023. Persetujuan pengunduran diri Wei Jye Jacky Lo sebagai direktur dan mengangkat Simon Tak Leung Ho.
Grafik Saham GOTO

