Potensi Besar, Menperin Agus Ungkap Pemanfaatan Lahan Sagu Indonesia Baru 4%
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan pemanfaatan produksi sagu Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2022, pemanfaatan lahan sagu di dalam negeri kurang dari 4%.
Padahal, luas lahan potensi untuk sagu di Indonesia adalah 5,5 juta hektar. Kendati demikian, menurut Menperin Agus, pemanfaatan lahan hanya seluas 112 ribu hektare dengan total produksi mencapai 386 ribu ton pada 2022.
Baca Juga
Menperin Beberkan Sejumlah Kendala Produksi Sagu di Indonesia
"Angka 2022, kurang dari 4% luas dari area nasional yang baru dimanfaatkan hanya seluas 112 ribu hektar dengan total produksi 386 ribu ton," ucapnya di acara Simposium Nasional Industri Pengolahan Sagu di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (29/7/2024).
Lebih lanjut, Menperin Agus menyebutkan, sebaran lahan sagu di Indonesia terbanyak di wilayah Papua, yakni 5,2 juta hektare. Meski demikian, produsen terbesar dalam negeri bukan berasal dari Papua, melainkan dari Provinsi Riau.
"Riau yang lahan sagunya tidak seluas Papua, sekarang menjadi produsen sagu terbesar di Indonesia, 4% sagu nasional berasal dari Riau dengan angka produksi mencapai 285 ribu ton, yang berasal dari lahan 76 ribu hektar,” terangnya.
Baca Juga
Ekspor Pati Sagu Indonesia Masih Kalah dari Malaysia, Menperin: Ini Hal yang Aneh
Lebih lanjut, politikus Partai Golkar ini juga memaparkan bahwa produktivitas sagu di Provinsi Riau adalah 3,73 ton per hektar. Menperin Agus menyebut, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan wilayah lain termasuk Papua.
“Ini merupakan angka tertinggi dibandingkan provinsi lain termasuk Papua yang berada pada peringkat kedua yaitu 1,21 ton per hektar dan Maluku di peringkat ketiga menghasilkan 0,27 ton sagu per hektar,” tandas Menperin Agus.

